Postingan

Gelap dan Terang

Biar saja orang lain selalu mencari gelap setelah adanya terang. Kita harus tetap konsisten dengan selalu mencari terang setelah adanya gelap. (Gusti Benowo) 

Kenduri Cinta

Kesengsaraan, Kedurjanaan, Kesulitan dan lain-lain itu bukan berasal dari Tuhan, tapi dari diri kamu sendiri yang menyimpang dari jalan dan hukum-hukum NYA. Selama elu ikutin software nya, algoritmanya kamu akan peng-an (selamat) - Kenduri Cinta (Js Kristan) 

Seniman

Seniman itu hidupnya cukup, tidak merasa kurang atau merasa lebih. Cukup saja.  Untuk hidup cukup, untuk kehidupan sehari-hari cukup. Ketika butuh selalu ada, ketika tidak butuh, ia tidak akan punya hasrat untuk punya keinginan berlebih.  Karena secara sadar, seorang seniman memahami tentang filsafat hidup.  Seorang seniman mengerti tentang hakikat puasa. Dia tidak akan makan kalau tidak benar benar lapar. Dan dia akan makan ketika memang sudah waktunya untuk makan (butuh makan).  Dalam perjalanannya, Seniman sering dianggap berbeda dari yang lain. Dalam hal pemikiran ataupun karya yang dibuatnya. Seniman itu tumbuh dalam keunikan dan keasliannya sendiri, dan itu tidak bisa diajarkan, tetapi dicari sendiri dan di alami sendiri oleh sang seniman (Jakob Sumardjo, "Filsafat Seni", 2000).  Namun, bagi sebagian masyarakat menganggap seorang seniman itu aneh, cenderung individualis, dan sulit untuk dipahami. Tapi begitulah kenyataannya seorang seniman. 

Aku Mencintai-MU

Aku mencintaimu. Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatanmu.  Sapardi Djoko Damono

Pertama

Menulis adalah langkah atau hal sederhana yang bisa dilakukan oleh banyak orang. Aktivitas menulis juga bisa diartikan sebagai kegiatan mentransfer ide, gagasan, yang berasal dari pikiran atau perasaan kemudian dituangkan dalam bentuk bahasa sehingga bisa menjadi kalimat - kalimat agar orang lain (pembaca) dapat memahami pesan yang ingin disampaikan oleh penulis. Menurut Djago Tarigan (1986): Menulis adalah kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai. Ia juga menyebutkan bahwa menulis berarti mengekspresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat, ataupun perasaan.  Siapapun bisa menulis asalkan punya kriteria kriteria tersebut diatas. Orang punya ide apapun bisa menulis, orang punya perasaan apapun bisa menulis. Ada ruang ruang yang sangat luas dan wadah yang sangat banyak untuk menulis. Salah satu medianya adalah blog ini. Mungkin kedepannya saya akan banyak menuangkan ide, gagasan, konsep, narasi, argumen, peristiwa, pengalaman - penga...